Chat with us, powered by LiveChat

UPDATE BERITA DAN INFO SETIAP HARI

Breaking

Post Top Ad

src="https://i.ibb.co/sPv2PWY/tiganol.gif"

Friday, July 3, 2020

Mutasi Baru Virus Corona, Menyebar Lebih Cepat tapi Tak Berbahaya


IDN NINJA - Virus Corona SARS-CoV-2 yang menebarkan penyakit Covid-19 kembali lagi mengundang perhatian beberapa periset. Hasil riset paling baru memperlihatkan jika perubahan baru virus corona SARS-CoV-2 yakni G614 bisa menebar bertambah cepat tapi tidak tidak kurang beresiko dari yang awalnya.

Hasil riset itu dites dari contoh yang diambil dari pasien Covid-19 di Benua Eropa serta Amerika Serikat, lalu beberapa pakar mengurutkan genom virus itu. Sesudah genom diurutkan, periset memperbandingkannya dengan genom virus corona baru untuk dipetakan penebarannya.

"Data pencarian global kami memperlihatkan jika variasi G614 sudah menebar bertambah cepat dibanding D614," kata Pakar Biologi Bette Korber dari Los Alamos National Laboratory diambil CNN, Jumat (3/7).


"Kami menerjemahkan jika virus itu peluang semakin menyebar. Menariknya, kami tidak mendapatkan bukti efek G614 jadi parah penyakit (Covid-19)," sambungnya.

Selanjutnya kata Korber, hipotesa G614 menebar bertambah cepat di aliran pernafasan sisi atas yakni hidung, sinus, serta tenggorokan.

Baca JugaWajib Bawa Kartu Sehat, Terawan Terbitkan Protokol Perjalanan

Lalu beberapa periset lakukan tes pada seribu pasien positif Covid-19 di Inggris yang terkena perubahan virus versus baru tidak alami tanda-tanda yang semakin jelek, dibandingkan mereka yang terkena virus 'asli'.

Untuk memverifikasi selanjutnya, periset berkali-kali lakukan pengetesan untuk memetakan jika memang benar perubahan virus G614 tidak jadi parah situasi pasien.

"Semua pakar setuju jika bentuk G semakin menyebar dibanding bentuk D. Kami saat ini mempunyai bukti eksperimental yang memberikan dukungan," kata periset lain, David Montefiore dari Duke University.

Sebab penebaran virus bertambah cepat, beberapa periset menjelaskan diperlukan usaha skema kebal yang semakin tinggi untuk menetralisir perubahan itu.

Beberapa periset menyebutkan perubahan ini memengaruhi protein spike virus SARS-CoV-2. Saat ini beberapa periset sedang mempelajari apa G614 bisa dikontrol vaksin.

Untuk step awal, Perubahan G614 diklaim bisa dinetralkan dengan serum pemulihan yang diambil dari contoh darah enam pasien penyintas Covid-19 yang tinggal di San Diego, AS.

"Kami lihat jika rata-rata anti-bodi dalam darah diri seorang sama efektifnya dengan menetralisir virus baru atau yang lama. Penemuan ini tentu saja melegakan," catat periset dari jurnal biorxiv.

Berdasar hasil riset itu, beberapa periset perlu lakukan riset selanjutnya untuk menguatkan penemuan mereka. Periset akan memantau perubahan virus corona lainnya.

"Bercermin hasil dari eksperimental ini, bukan bermakna perubahan virus lain tidak beresiko. Kita tetap harus siaga," kata Montefiore.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot

Halaman